Wednesday, March 23, 2011

Kau dan Alter-Egonya

Jadi, apa yang kau takutkan?. Malam ini hanya alter-ego dunia siangmu. Pohonnya tetap pohon itu, hanya dia keluarkan kelelawarnya, temannya yang lain, yang hidup karena kadang duniamu lelah, ingin menjadi sesuatu yang lain. Yang gelap. Bukan yang penuh gelora kehidupan, terang karena mataharinya, atau dibisingi suara-suara manusianya. Karena kadang duniamu ingin sunyi, gelap, sendiri. Tapi dia tetap dia. Alter-egonya juga dia. Jadi ingat ini. Ketika kau berjalan di lingkaran malam, ingatlah bahwa dia siang yang sedang ingin menyendiri. Ia sama dengan siang tempatmu berlari, menangis, bernapas. Ia hanya sedang gelap. Berjalanlah dengan tenang di lingkarannya. Jika kau ganggu kesendiriannya, dia akan menerkammu. Jika kau takut karena keberadaannya, ia akan senang, dan menerkammu lebih dalam. Maka berjalanlah dengan tenang didalam lingkarannya. Seperti teman.

No comments:

Post a Comment